Jasa Konsultan Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat 2

image

Jasa Konsultan Pajak Penghasilan Pasal 4 ayat 2

Pasal 4 ayat 2 Undang-undang PPh menyebutkan bahwa "atas penghasilan berupa bunga deposito, dan tabungan lainnya, penghasilan dari transaksi saham dan sekuritas lainnya dibursa efek, penghasilan dari penghasilan harta berupa tanah dan atau bangunan serta penghasilan tertentu lainnya, pengenaan pajaknya diatur dengan peraturan pemerintah.

PAJAK PENGHASILAN ATAS PENGHASILAN BERUPA BUNGA DEPOSITO DAN TABUNGAN, DAN DISKONTO SERTIFIKAT BANK INDONESIA

Pengenaan pajak penghasilan atas penghasilan berupa bunga deposito dan tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia (SBI) diatur dengan peraturan pemerintah No. 131 tahun 2000. menurut PP 131 tahun 2000, atas penghasilan berupa bunga yang berasal dari deposito dan tabungan serta diskonto SBI yang diterima oleh Wajib Pajak dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap (BUT) dikenakan pajak bersifat final sebesar 20% dari jumlah bruto, sedangkan bagi Wajib Pajak luar negeri selain BUT dipotong PPh sebesar 20% dari jumlah bruto atau tarif berdasarkan Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) yang berlaku.

 

Pemotongan PPh tidak dikenakan terhadap:

  1. bunga dan diskonto yang diterima atau diperoleh bank yang didirikan di Indonesia atau cabang bank luar negeri di Indonesia.
  2. bunga deposito dan tabungan serta Seritifikat Bank Indonesia, sepanjang jumlah deposito dan tabungan serta SBI tersebut tidak melebihi Rp 7.500.000,00 dan bukan merupakan jumlah yang terpecah-pecah.
  3. bunga deposito dan tabungan, serta diskonto SBI yang diterima atau diperoleh dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan oleh Menteri Keuangan.
  4. bunga tabungan pada bank yang ditunjuk pemerintah dalam rangka pemilikan rumah sederhana dan sangat sederhana, atau rumah susun sederhana sesuai dengan ketentuan yang berlaku (untuk dihuni sendiri).

Sumber : www.cermati.com

Mon, 18 Dec 2017 @14:14

Copyright © 2018 KJA ASHADI DAN REKAN · All Rights Reserved
powered by sitekno